Teori koherensi merupakan sebuah teori mengenai kebenaran yang bersifat neo-positivis. Teori ini dikembangkan oleh O. Neurath dan Carnap ketika keduanya berpolemik dengan Schlick di dalam Lingkungan Wina. Menurut teori ini, kebenaran berdasarkan harmoni internal proposisi-proposisi dalam suatu sistem tertentu. Suatu proposisi dikatakan benar kalau proposisi itu konsisten dengan proposisi lain yang sudah diterima atau diketahui kebenarannya. Dengan kata lain, proposisi baru mana pun dikatakan benar kalau proposisi itu dapat dimasukkan ke dalam suatu sistem tanpa mengacaukan keharmonisan internal sistem tersebut. Menjadi benar berarti menjadi unsur dari suatu sistem yang tidak berkontradiksi. Sistem di sini merupakan struktur bahasa yang dikembangkan secara deduktif dari jumlah seluruh aksioma awal.