JOINT VENTURE / USAHA PATUNGAN adalah suatu usaha yang dimiliki secara patungan oleh dua atau lebih perusahaan yang berdiri sendiri dan tetap melakukan fungsinya secara terpisah, akan tetapi menyatukan sumber daya mereka dalam satu lini aktivitas khusus. Perusahaan melakukan usaha patungan untuk beragam tujuan. Penggabungan sumber daya dari dua perusahaan dapat mempermudah pengembangan suatu operasi yang berskala lebih besar, sehingga dengan usaha patungan memungkinkan kita untuk memasuki SKALA EKONOMIS (ECONOMIES OF SCALE) dan meningkatkan daya penetrasi terhadap pasar. Sebuah usaha patungan seringkah merupakan suatu jalan khusus yang efektif dalam memanfaatkan sumber daya pelengkap dan keahlian. Misalnya perusahaan yang satu dapat menyumbangkan teknologi dan produk-produk baru, sementara perusahaan yang lain memberikan keahlian pemasaran dan saluran distribusi. Dalam konteks internasional, usaha patungan dengan mitra lokal sering digunakan oleh PERUSAHAAN- PERUSAHAAN MULTINASIONAL (MULTINATIONAL COMPANIES) sebagai suatu cara untuk dapat memasuki pasar luar negeri yang belum dikenal dengan baik.
Usaha patungan pada umumnya merupakan suatu jalan yang tidak terlalu mahal untuk memperluas kepentingan usaha sebuah perusahaan bila dibandingkan dengan melaksanakan penggabungan secara penuh atau pengambilalihan (lihat EXTERNAL GROWTH). Masalah utama usaha patungan adalah terpusat pada keharusan untuk mempertahankan perjanjian di antara dua kongsi usaha (terutama jika pengaturannya adalah 50-50 persen) tentang bagaimana usaha tersebut harus dipimpin dan dikembangkan.