PROBABILITAS

Inggris: probability, probable; dari Latin probabilis (mungkin) probare (membuktikan, menyatakan).

Beberapa Pengertian

1. Determinasi harapan secara rasional akan terjadinya suatu peristiwa.

2. Kesempatan, peluang.

3. Teori atau kalkulus tentang peluang seperti: pengukuran kemungkinan terjadinya peristiwa tertentu dengan menentukan tingkat frekuensinya.

4. Kementakan.

 

 

Beberapa Pengertian Terkait

Putusan atau pernyataan dikatakan “probabel” bila kebenarannya didukung oleh alasan-alasan yang tepat, tetapi sedemikian rupa sehingga alasan-alasan itu tidak secara jelas menghilangkan hal yang berlawanan sehingga tidak bisa diberikan kepastian yang nyata. Berbeda dengan putusan yang pasti betul, putusan probabel baru merupakan pendapat. Putusan yang sama dapat sekaligus benar secara probabel dan salah secara probabel. Dan bahkan probabilitas yang lebih besar dari satu putusan, dalam dirinya sendiri tidak menghilangkan probabilitas dari pendapat yang berlawanan. Namun, suatu putusan yang hanya memiliki tingkat probabilitas yang tidak mempunyai landasan kuat, biasanya disebut sebagai “improbabel”.

Dalam kehidupan sehari-hari seseorang seringkah harus puas dengan tingkat probabilitas yang tinggi, yang mempunyai dasar kuat, tetapi tidak menghilangkan kemungkinan bahwa hal yang berlawanan bisa benar. Ini disebut “kepastian moral” dalam arti luas. Teori probabilisme mengajarkan bagaimana mungkin sampai kepada kepastian moral meskipun melalui putusan yang hanya probabel tentang boleh-tidaknya cara tindakan tertentu.

Probabilitas matematik menandakan hubungan antara hal- hal yang mendukung peristiwa dan hal-hal lain yang sama-sama mungkin. Disebut probabilitas a priori kalau probabilitas dihitung atas dasar pertimbangan-pertimbangan umum yang dijalankan secara independen dari pengalaman tentang hal-hal aktual yang telah terjadi. Disebut probabilitas a posteriori kalau probabilitas disimpulkan menurut hukum-hukum statistik dari peristiwa-peristiwa yang terjadi sebenarnya. Konsep probabilitas matematik biasanya berbeda dari konsep teori pengetahuan. Ia juga berbeda dari konsep kehidupan praktis sehari-hari. Dan ia tidak boleh dicampuradukkan dengan kedua konsep yang disebut belakangan. Dan hendaknya dicatat bahwa teori probabilitas matematik yang tanpa keberatan masih belum ada.

Kalkulasi probabilitas memperoleh arti penting dalam fisika modern melalui penemuan hukum-hukum alam statistik. Kesimpulan tentang ketakabsahan prinsip kausalitas, yang dicapai dengan menerapkan metode-metode statistik pada mekanika kuantum modern, didasarkan pada prasangka positivistik dan karena itu tidak dibenarkan.

Pengertian Klasik

Perbandingan terjadinya suatu peristiwa dengan semua alternatil mungkin lainnya. Contoh: Dua buah dadu dapat dilemparkan dengan tiga puluh enam kombinasi yang mungkin (mengandaikan setiap lemparan sama-sama probabel terjadi). Sebelas dari kombinasi ini mencakup paling sedikit satu enam.