Perawatan kejiwaan

Perawatan psikiatris terbagi dalam dua kategori utama: pendekatan biologis (somatoterapi) dan pendekatan psikologi atau terapi verbal. Tindakan somatik yang biasa dipakai adalah pemberian obat dan diikuti dengan perawatan elektroconclusive. Perawatan somatik lain yang tidak banyak dipakai adalah perawatan insulin dan operasi syaraf. Obat dapat dibagi menjadi empat kelompok utama: anti-anxiety agents-, anti-depressant agent: antimanic agents dan antipsychotic agents. Antianxiety agents seperti iibrium dan Valium bermanfaat dalam perawatan jangka pendek untuk keadaan kecemasan. Efek hipnotis-sedative dari obat ini bisa juga untuk perawatan insomania dalam jangka pendek. Kelas agen ini (benzo-diazepines), karena tingkat keamanannya yang relatif, dianggap obat bius yang sebenarnya telah kuno. Anti-depressant agents seperti Tofranil dan Elavil (tricyclics) dan Nardil (MAO inhibiter) melawan simptomatologi depresif, sedang anti-manic agents seperti Lithium Carbonate melawan gejala mania atau hipomania dan kadang-kadang berfungsi sebagai anti-depresant. Antipsychotic agent, seperti Haldol dan Thorazine, berguna mengatur rangsangan, khayalan, halusinasi dan disorientasi berbagai keadaan psikotik dalam schizophrenia, psikoses depressif dan psikoses organik. Penggunaan antipsychotic agents dalam waktu yang lama dapat menyebabkan tardive dyskinesia, yaitu gangguan gerakan yang permanen termasuk pada lidah, leher, dan otot wajah. Terapi electroconvulsive, yaitu mengalirkan listrik melewati otak digunakan kalau terapi dengan obat gagal, mempunyai efek samping serius, dan akan memakan waktu yang terlalu lama untuk mengetahui hasilnya.

Ada ratusan perawatan psikologis, dan bisa diklasifikasikan menurut pendekatan teoretis, struktur perawatan dan durasi. Dalam kaitannya dengan ideologi, pendekatan psikodinamik, yang berdasar atas prinsip teori psikoanalitis, adalah yang paling banyak digunakan. Terapi perilaku, yang juga termasuk teknik relaksasi khusus, restrukturisasi kognitif, dan flooding telah membuat terobosan besar dalam praktek klinis sejak akhir tahun 1950. Selain itu ada beberapa terapi lain, seperti terapi interpersonal, Eksistensial, Jungian, Adlerian dan lain-lain. Sejauh mana tingkat dimensi spesifik tiap pendekatan ideologi merupakan ilmu terapi yang unik dan sejauh mana ada persamaan dimensi ilmu terapi dari berbagai pendekatan tersebut merupakan subyek yang cukup menarik. Sedangkan untuk struktur, ahli terapi mungkin merawat pasien sendirian, dengan berjangka, sebagai bagian keluarga, bersama jaringan kerja luas, atau dengan kelompok pasien lainnya. Ketika terapi diberikan untuk suatu keluarga atau pasangan, maka mereka ini, bukan individunya, dianggap sebagai pasien. Sebagian besar terapi berlangsung sekali dalam seminggu, tetapi kadang-kadang juga tidak tentu, seperti sekali dalam sebulan, atau bisa juga lebih sering seperti empat sampai lima kali dalam seminggu seperti dalam psikoanalisa. Sesi perawatan mungkin hanya satu kali kunjungan (evaluasi), delapan sampai dua belas kali kunjungan (terapi singkat) satu sampai empat tahun (terapi jangka panjang) tiga sampai tujuh tahun (psikoanalisis), tergantung dari tujuan perawatan.

Perawatan bisa dilakukan di kantor pribadi, pusat kesehatan mental atau menginap di unit psikiatri.

Kemanjuran ilmu terapi dari perawatan somatik telah cukup terbukti. Kemanjuran perawatan psikologis tertentu untuk menentukan gejala atau gangguan semakin banyak diakui sejak awal 1970-an. Untuk gangguan depresi dan schizophrenia tertentu telah diakui bahwa kombinasi obat dan perawatan psikologi atau sosial lebih efektif ketimbang digunakan sendiri-sendiri. Perawatan kejiwaan juga telah terlihat dapat mengurangi penggunaan fasilitas medis oleh pasien.