TRANSENDEN

Inggris: transcendent, dari bahasa Latin transcendere dan trans (seberang, atas, melampaui), dan scandere (memanjat). Istilah ini, bersama dengan bentuk-bentuk lain seperti “transendental”, “transendensi”, dan “transendentalisme”, digunakan dengan sejumlah cara, dan dengan sejumlah penafsiran tersendiri, dalam sejarah filsafat.

Beberapa Pengertian

1. Lebih tinggi, unggul, agung, melampaui, superlatif.

2. Melampaui apa yang ada dalam pengalaman kita.

3. Berhubungan dengan apa yang selamanya melampaui pemahaman terhadap pengalaman biasa dan penjelasan ilmiah.

4. Tidak tergantung dan tersendiri.

Pemakaian Istilah

1. Suatu pola pemikiran yang lahir dari Pythagoreanisme, yang mempengaruhi Plato, para pengikutnya, dan kaum Neoplatonis, mengarah kepada penekanan trasendensi Allah. Philo Judaens membuat ungkapan awal konsepsi ini. Allah yang transenden bertolak belakang dengan paham-paham imanensi Allah dalam, misalnya, Stoisisme dan Panteisme.

2. Dalam pemikiran Skolastik, ide transendensi dilekatkan pada istilah-istilah tertentu, yang disebut “Transendentalia”, yang diterapkan pada semua dan karenanya melampaui definisi dengan genus dan diferensia. Daftar transendentalia sedikit bervariasi. Empat yang paling umum adalah ens (yang-ada), ttnum (kesatuan), verum (kebenaran) dan bonum (kebaikan). Pada Keempat ini sering ditambahkan res (benda, hal) dan aliquid (pembedaan), tetapi rupanya istilah-istilah ini muncul lebih kemudian daripada lainnya. Pulcbrum (keindahan) adakalanya dianggap sebagai salah satu transendentalia juga.

3. Kant menenakan istilah “transendental” pada unsur-unsur a priori dan niscaya dari pengalaman. Unsur-unsur itu melampaui pengalaman, dalam arti bahwa mereka tidak berasal dari pengalaman secara empiris. Tetapi mereka tidak melampaui pengalaman dalam arti memberi kita pengertian (insight) tentang dunia supratemporal. Dalam arti inilah ia menggunakan istilah “Estetika Transendental” dan “Logika Transendental”.

4. Romero mengidentikkan transendensi dan yang-ada, dengan menggunakan slogan “berada berarti bertransendensi”.